Jumat, 19 November 2010

Lepas Bra-ku Dengan Satu Tanganmu, Mas…

Rekan pembaca, khususnya rekan pria, dalam bercinta seni dan trik adalah wajib hukumnya. Acara intim anda akan menjadi lebih bersemangat manakala anda menemukan trik baru yang tidak jarang dibumbui senyum dan tawa.

Bagi anda, pasangan yang baru saja menikah atau yang selama ini merasa monoton manakala melakukan foreplay, khususnya acara “buka-bra”. Berikut ini trik sederhana yang saya harap akan membuat anda dan pasangan lebih berbahagia…

Apa itu??
Melepas bra pasangan dengan satu tangan. Meski hanya “melepas bra’ namun jika harus dilakukan dengan satu tangan-satu kali gerakan, butuh latihan juga, lho?!

Melepas pengait bra dengan satu gerakan tangan, bagi sebagian pria akan membuat nervous karena mungkin terjadi kegagalan di kesempatan pertama, kedua, ketiga… Sampai dalam hati berkata ”…aduuuuh, susah amat seehh…”

Agar anda tidak penasaran lagi, berikut ini saya bagikan info agar anda berani menerima tantangan pasangan anda “…lepas bra-ku dengan satu tanganmu, Mas…”

Langkah Pertama, Anda butuh:
Jari jemari yang lincah
Semangat baja, tidak kenal menyerah (terus berjuang, bung!!)
Jiwa petualang (haiyah…kayak mau naik gunung aja! Lho, emang?! Gunung kembar, hehehe…)

Langkah Kedua
Untuk mengalahkan “musuh” (harap berpikir bra pasangan anda adalah musuh yang harus dikalahkan, hehehe…). Awali waktu kebersamaan anda dengan pasangan dengan “acara” yang mengasyikkan..(tahu, donk?!) Yups! Ciuman yang mesra dan menggetarkan!! Sambil lakukan gerakan-gerakan tangan secara cerdas.

Penting dicatat! Tangan harus dalam keadaan hangat. Tangan yang dingin bukanlah tangan yang seksi saat bercinta. Arahkan tangan anda ke bawah strap bra. Jika pasangan anda tidak nyaman, tarik kembali tangan anda dan rangkullah dia sambil terus berciuman.

Jika anda mendapat sinyal “positif”, dan biasanya pasangan akan mengangkat tubuhnya, saatnya anda “mencari jawaban” bra yang dipakai, pengaitnya ada di depan atau di belakang.

Jika nggak nemu juga jawabannya (padahal udah diubek-ubek,hehehe…) , kenapa tidak bertanya saja padanya?

“Sayang, boleh mas tahu, bra yang kamu pakai pengaitnya ada di depan atau di belakang? Tolong pandu, mas, ya…”

Anda tidak perlu malu, karena kesenangan seperti ini memang membutuhkan komunikasi yang tulus antara anda berdua. Tidak perlu pasang gengsi… Karena pasangan anda juga akan paham bahwa anda ingin sekali menyenangkannya.

Percayalah! Pasangan anda akan tersenyum sembari memegang tangan anda untuk diarahkan ke pengait bra-nya. Dan selanjutnya momen berdua anda pun akan semakin membara.

Langkah Ketiga
Jika pengait bra di belakang, gerakkan tangan anda di punggung pasangan, dan cari lokasi pengait bra-nya. Rasakan bagian belakang bra (sekitar 3-5cm) yang lebih tebal. Disitulah pengait berada. Tidak perlu berpikir, rasakan saja…dan Aha, ini dia!! Sekarang anda tahu apa yang harus anda lakukan.

Langkah Keempat
Tidak ada di belakang? Bisa jadi di depan. Pengait terletak tepat diantara cup bra.

Langkah Kelima
Jika pengait tidak ada di depan ataupun di belakang. Kemungkinan pasangan anda menggunakan bra tipe lain. Aerobic-bra, atau mungkin…memang tidak mengenakan bra! Aiihh… Oke, dech!!

Langkah Keenam: Genggam, Remas, dan Lepaskan!
Langkah ini membutuhkan latihan, jadi ada baiknya berlatih dulu, dengan kakak, adik, atau sahabat anda (tentunya cowok, donk?! Hehehe…)

Teknik membuka pengait bra depan dan belakang pada prinsipnya sama, kok.


Anda harus memegang strap bra di sekitar pengait. Letakkan satu jari di sisi dalam pengait dan jari-jari lainnya di luar. Mulailah meremas pengait

Terus remas sambil  lakukan gerakan searah jarum jam.


Lepas, dech!! Selamat ya….
Tinggal praktek yang beneran, nich!

O iya, biar lebih jelas dan lengkap, berikut ini ada video pelajarannya..hehehe…
Selamat berpetualangan!!

Meski sederhana dan kayaknya mudah, kalau dipraktekkan, kadang selip juga, lho?! Terutama bagi anda yang jari jemarinya belum lincah alias masih lugu…hehehe…

Sumber: http://www.videojug.com dan http://media.www.gwhatchet.com

Share/BookmarkSeks & Payudara, Yang Ringan Tentang Payudara bra, cara melepas bra, foreplay, melepas bra


View the original article here

Nggedein Tetek Lewat Pusar?? Masa Seehh…

Rekan pembaca, teknologi juga metode untuk urusan nggedein payudara tampaknya selalu berkembang seiring dengan trend wanita yang ingin memiliki payudara montok dan besar secara instant.

Metode breast augmentation dengan implant payudara pun semakin hari dituntut sealami mungkin tanpa meningggalkan bekas luka irisan di sekitar payudara. Jadi, payudara menjadi montok, dan tetap indah tanpa “tanda” operasi.

Salah satu teknologi pembesaran payudara yang meniadakan irisan di payudara adalah TUBA (trans-umbilical breast augmentation) atau pembesaran payudara melalui irisan di sekitar pusar.

Ha?? Pusar??


Teknik operasi implant ini ditemukan, dikembangkan dan dipopulerkan oleh Dr Gerald  Johnson seorang dokter ahli operasi plastik dari Amerika. Irisan TUBA adalah irisan yang dilakukan dengan membelah pusar kemudian menyusuri sebagian pinggirannya. Operasi ini lebih jarang dilakukan dibandingkan dengan tiga metode pemasangan implant yang lain, yaitu Peri-areolar Incision, Inframammary Fold Incision, dan Transaxillary Incision.

Setelah irisan dilakukan, dokter akan menggunakan endoskopi atau semacam tabung silinder untuk membuat jalan dari perut menuju payudara. Jalur dibuat melalui jaringan lemak di bawah kulit perut. Implan flatable digulung kemudian di pasangkan di ujung endoscope, diarahkan dan ditempatkan di dalam payudara.

Berikut ini 14 langkah dalam prosedur pemasangan implant payudara dengan teknik TUBA.


1. Dokter akan memberikan tanda berupa garis titik-titik untuk menuntun saat membuat jalan alat endoskopi, juga lingkaran payudara yang diinginkan.

2. Irisan dibuat di pusar

3. Alat endoskopi dimasukkan di bawah kulit perut untuk membuat jalan.

4. Dokter memastikan ujung endoskopi telah masuk di dalam payudara. Dr, Johnson merekomendasikan implant dipasang di atas otot pektoralis.

5. Alat endoskopi digunakan untuk menciptakan dan memastikan bahwa ruang untuk kantong implant berada di atasi otot pektoralis.

6. Kantong ekspander digulung untuk dimasukkan di dalam payudara. Fungsi ekspander adalah untuk menyesuaikan ukuran implan sebelum implan payudara yang sesungguhnya dipasang.

7. Ekspander telah masuk ke dalam payudara.

8. Kantong ekspander diisi 1,5 kali volume implant yang sesungguhnya. Ekspander akan menciptakan pemisahan antara jaringan payudara dengan otot pektoralis. Setelah dirasa oke, isi ekspander akan dikeluarkan dan ekspander dikeluarkan dari tubuh.

9. Kantong implan digulung.

10. Implant dipasang di ujung alat endoskopi dan siap dimasukkan

11. Implan telah masuk di payudara.

12. Cairan salin diisikan ke dalam kantong implan dengan alat suntik untuk memastikan volumenya.

13. Selang pengisi implan dicabut dan implant terpasang di dalam payudara secara permenen.

14. Irisan di pusarpun dijahit,  dan operasipun selesai….

Agar rekan pembaca lebih jelas lagi, berikut ini saya tampilkan video saat operasi TUBA dilakukan. Mungkin sebagian dari anda agak ngeri ya…

Meski mungkin terlihat ekstrim, sesungguhnya justru cara pasang implant ini menggunakan teknik yang “paling tidak merusak tubuh”. Karena apa? Karena kulit di atas rongga perut memiliki elastisitas yang lebih besar dibandingkan tipe kulit di bagian tubuh yang lain saat membuat “jalan “ untuk memasukkan implant ke payudara.

Tapi di perut kan terus ada tanda “V”-nya, mbak?

Ini dia kecangggihannya, karena kulit perut memiliki elastisitas tinggi, membuatnya sangat-sangat jarang terjadi. Disamping itu tingkat pemulihannya juga lebih cepat.

Sumber :

http://www.howstuffworks.com

http://www.pacificcenterplasticsurgery.com/tuba.htm

NANTIKAN PRODUK TERBARU KHUSUS WANITA: Cara alami membuat wanita lebih sehat, lebih percaya diri dan lebih disayang suami. Segera klik http://www.SenamKegel.com

Share/BookmarkTentang Payudara Implan Payudara, payudara besar, payudara montok, teknik TUBA, TUBA


View the original article here

 
Template by: MasRoy.Net